Arah mata angin ? Topik menari yang perlu dibahas. Singkatnya bayangkan kamu tersesat di hutan, lalu coba keluar dari hutan tetapi hanya berputar-putar di tempat yang sudah pernah dilewati. Bisa bahaya jika stok makanan habiskan.
Oleh karena itu, penting bagi kita mengetahui ke arah mana kita akan berjalan.
Jenis-Jenis Arah mata angin
Ditinjau dari jenis Arah mata angin, terbagi menjadi tiga yakni:
- Primer
- Umum
- Komponen Tambahan
Adapun Penjelasan Lebih lengkapnya sebagai berikut,
1. Primer
Jenis Primer terdiri dari 4 arah mata angin utama yang biasa dijadikan pedoman menentukan arah yang lainnya yaitu utara, timur, selatan, dan utara.
2. Umum
Pada Jenis Umum, arah mata angin disini terdiri dari timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, barat laut, utara, dan timur laut.
3. Komponen tambahan
Komponen tambahan terdiri dari:
- utara timur laut (di antara utara dan timur laut)
- timur-timur laut (di antara timur laut dan timur)
- timur menenggara (di antara timur dan tenggara)
- selatan menenggara (di antara tenggara dan selatan)
- selatan barat daya (di antara selatan dan barat daya)
- barat-barat daya (di antara barat daya dan barat)
- barat-barat laut (di antara barat dan barat laut)
- utara barat laut (di antara barat laut dan utara)
Pusat Mata Angin

Pusat mata angin terdapat 8 arah dengan urutan berikut (mengikuti arah jarum jam):
- Utara (0°)
- Timur laut (45°): Terletak di antara utara dan timur
- Timur (90°)
- Tenggara (135°): Terletak di antara timur dan selatan
- Selatan (180°)
- Barat daya (225°): Terletak di antara selatan dan barat
- Barat (270°)
- Barat laut (315°): Terletak di antara barat dan utara
Cara Menentukan Arah Mata Angin
Lalu bagaimana cara kita menentukan Arah yang benar?
Gampang kok, simak 5 cara menentukan arah mata angin berikut ini:
- Dengan Kompas
- Dengan Tongkat
- Dengan Melihat arah matahari terbit dan terbenam
- Melihat Bayangan benda
- Mengamati lumut dan suhu pada pohon.
Langsung aja mari kita bahas satu per satu 5 cara yang sudah saya sebutkan diatas.
1. Dengan Kompas
Cara ini udah pasti akurat 100% Jika kamu bawa kompas, lalu bagaimana caranya?
- Pertama letakkan kompasmu di permukaan yang datar
- lalu tunggu sejenak
- Biarkan hingga jarum kompas diam dan tak bergerak lagi.
- Jarum kompas pasti akan menunjuk ke arah utara dan selatan.
Nah setelah ini, kamu pasti tahu ke mana arah yang menuju utara ataupun selatan. Kamu bisa menjadikannya sebagai pedoman untuk menyesuaikan ke arah yang kamu inginkan dengan membaca angka dan garis di kompasmu.
2. Dengan Tongkat

Cara Sederhana ini masih ampuh untuk menentukan jam dan arah mata angin.
Bahan yang kita butuhkan:
- Tongkat (1 Meter)
- Sinar Matahari
- Penanda (Batu, Kayu, dll)
Cara Kerja:
- Pastikan berada dibawah sinar matahari langsung tanpa tertutupi awan/pohon.
- Tancapkan tongkat tegak lurus (Vertikal)
- Amati bayangan yang terbentuk akibat sinar matahari yang menyinari tongkat.
- Berikan Tanda Pada Ujung Bayangan tersebut.
- Lakukan Penandaan setiap beberapa menit sekali.
- Jika sudah terbentuk beberapa penanda bayangan, langsung tarik garis lurus dari semua penanda tadi.
- Kamu akan memperoleh sebuah garis yang ujung-ujungnya menunjukkan arah timur atau barat.
3. Melihat Arah Matahari Terbit dan Terbenam

Cara ini adalah cara yang paling sederhana.
Yang perlu kalian siapkan:
- Jam tangan analog (jika gak bawa jam tangan cek di cara alternatif)
- Tempat Tinggi
Cara Kerja Menentukan Arah Mata Angin Jika Membawa Jam
- Jika kalian sedang mencari arah mata angin pada pagi hari (lihat jam)
- Sejajarkan arah matahari pada pukul 3 dengan jam kalian.
- Jadikan patokan pukul 12 adalah sisi utara
- sementara pukul 6 adalah sisi selatan.
- Jika Sekarang kamu mencari pada sore hari
- Sejajarkan arah matahari pada pukul 9.
- Pukul 9 akan menjadi referensi arah utara
- sementara pukul 12 adalah sisi selatan.
Alternatif Lain (Jika tidak bawa jam tangan)
- Berdirilah menghadap arah matahari (saat terbit)
- sisi kananmu merupakan arah selatan dan
- sisi kirimu merupakan arah utara.
- Lalu jika kalian berdiri saat matahari tenggelam
- maka sisi kananmu adalah utara dan
- kirimu adalah selatan.
4. Melihat Bayangan Benda
Cara ini sesuai dengan teori diatas, kita perlu sinar matahari untuk membentuk bayangan. Hampir, sama seperti cara nomer dua menggunakan tongkat, langsung aja simak dibawah ini.
- Jika kalian berada pada siang hari menuju sore
- Bayangan benda apapun akan condong ke arah barat
- Jika kalian berada pada pagi menjelang siang
- Bayangan benda akan condong ke arah timur
5. Mengamati Lumut dan Suhu pada Pohon

Cara ini mirip seperti di film Actions ya, tapi secara sains dapat di jelaskan, simak caranya berikut ini:
- Ketika berada di dalam hutan atau kawasan yang penuh dengan pepohonan, carilah sebuah pohon yang memiliki batang besar.
- Ketika siang hari, kamu bisa memerhatikan bagian mana dari batang tersebut yang berlumut dan tidak.
- Sisi yang tidak berlumut mengartikan sisi tersebut sering terkena cahaya matahari, artinya menunjuk arah mata angin timur dan sebaliknya.
Manfaat arah angin
Adapun manfaat arah mata angin, yakni:
- Membantu menentukan arah yang kita tuju dengan tepat.
- Membantu seseorang agar tidak tersesat dalam perjalanan.
- Membantu nelayan untuk memilih waktu berlayar yang lebih kondusif.
- Membantu untuk memprediksi cuaca.
Kesimpulan
Cara-cara diatas adalah bebagai cara alternatif yang bisa kita pakai saat posenl kita hilang. Ponsel kita saat ini sudah canggih, ada fitur GPS yang dapat membantu menentukan lokasi suatu tempat.
Ada baiknya kalian hafalkan salah satu diantara 5 cara diatas, agar kalian tidak tersesat saat kehilangan ponsel atau tersesat. Demikian artikel ini semoga bermanfaat.